Tags : #ArtikelPilihan

Bersama IPNU Melawan Anarkisme dengan Megembangkan Gerakan Spiritual dan Intelektual

Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama atau yang dikenal dengan singkatan IPNU adalah sebuah organisasi pelajar nahdliyyin yang berdiri pada tanggal 24 Februari tahun 1954 di Semarang. IPNU adalah salah satu organisasi di bawah naungan Nahdlatul Ulama. Ikatan ini merupakan tempat berhimpun, wadah komunikasi, wadah aktualisasi dan wadah yang merupakan bagian integral (keseluruhan) dan potensi generasi muda […]Read More

Strategi Pergerakan Pelajar NU sebagai Upaya Optimalisasi Bonus Demografi

Pendahuluan             Bonus demografi merupakan kenaikan dua lipat jumlah usia produktif bekerja (15-64 tahun), diiringi dengan penundaan pertumbuhan usia penduduk muda (di bawah 15 tahun), dan semakin sedikit jumlah penduduk manula (di atas 64 tahun)(Jati, 2015). Bonus demografi merupakan salah satu fenomena penting dalam kemajuan suatu negara. Hal ini dibuktikan melalui perkembangan berbagai negara di […]Read More

PELAJAR SPIRITUAL YANG GEMAR BERSOSIAL

IPNU organisasi yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama yang menghimpun para pelajar khususnya dari kalangan Ahlusunnah Wal Jama’ah yang biasanya beranggotakan para pelajar yang umurnya berkisar antara 13-27 tahun. IPNU didirikan dengan tujuan untuk menciptakan para pelajar yang cinta tanah air dan bertaqwa kepada Allah Swt. Pada masa sekarang, IPNU, sekedar sekedar kelompok pelajar […]Read More

OPTIMALISASI DAKWAH IPNU DI ABAD KE – 2 NU MELALUI

Oleh: Mukminah Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Desa Siguci Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, Jawa Tengah   IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama) adalah salah satu organisasi yang ada di Indonesia dan merupakan badan otonom dari Nahdlatul Ulama. Nahdlatul Ulama itu sendiri merupakan organisasi keagamaan dan juga organisasi kemasyarakatan terbesar dalam arus sejarah bangsa Indonesia, Nahdlatul Ulama memiliki […]Read More

Mengenal Tolchah Mansoer, Pendiri IPNU

Prof. Dr. KH. Moch Tolchah Mansoer, beliau adalah seorang ulama sekaligus cendekiawan muslim yang berpengaruh. Beliau juga seorang guru besar ilmu keislaman dan hukum tata negara di berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta dan beberapa kota lain. Beliau juga menjadi salah satu dari tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang beberapa kali pernah menjabat sebagai dekan ataupun rektor […]Read More

Menjadi Indonesia dengan Pancasila

Tahun 1900 tiga prasyarat bagi bangkitnya pergerakan kebangsaan Indonesia telah terpenuhi; yaitu: kesatuan ekonomi, kesatuan administrasi politik (pemerintahan) dan kesatuan budaya. Walaupun sudah terpenuhi namun kebangsaan tidaklah bangkit dengan sendirinya, namun dibutuhkan momentum dan alat pemersatu yang tepat sebagai dasar negara; sehingga momentum menyerahnya Jepang tanpa syarat kepada Sekutu (karena bom Nuklir di Hiroshima dan Nagasaki) […]Read More

Membentuk Karakter Kader Dalam Bidang Agama

SIDOREJO – Memperingati bulan suci ramadhan, pimpinan ranting IPNU-IPPNU desa Sidorejo adakan kegiatan Darling (Tadarusan Keliling) yang akan dilaksanakan dari tanggal 8 – 26 Mei 2019 dimulai jam 16:00 WIB sampai menjelang berbuka puasa, kegiatan tersebut berlangsung di masjid dan mushala sedesa Sidorejo. Selain untuk mendapat ridha dari Allah SWT serta mempererat tali silaturahmi sesama […]Read More

FDS, BOM Waktu Untuk Jokowi

Wajah pendidikan Indonesia saat ini sedang mengalami tarik ulur kebijakan. Disaat sistem pendidikan yang belum dirasakan maksimal karena gonta-gantinya kurikulum pendidikan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Muhajir Effendi justru mengeluarkan kebijakan yang kontroversial yaitu Permendikbud nomor 23 tahun 2017 tentang penerapan Lima Hari Sekolah atau Full Day School (FDS) bagi satuan pendidikan di seluruh Indonesia […]Read More

Cheng Ho dalam Seorang Zainudin Zidane

Generasi 80-an atau 90-an selalu berbangga diri dengan jargon, “Hanya generasi kita yang mengenal sepakbola Italia”; atau sebenarnya saya curiga bahwa generasi itu hanya korban TVRI yang tidak memberi pilihan selain sepakbola Italia. Untuk membuktikan hal ini saya perlu numpaki mesin waktu; berkelana jauh ke belakang pada dekade 90-an, saat sepakbola Italia berjaya. Mbak sepupu saya […]Read More

Menciptakan Yang Baru Yang Lebih Baik

Para pendahulu telah menanam sehingga kita memakan buahnya. Sekarang kita juga menanam agar generasi mendatang memakan hasilnya. – KH. Wahid Hasyim Jarang sekali saya berlama-lama di rumah; dan hari ini adalah satu dari sekian jarang hari yang saya putuskan untuk berlama-lama; bersantai dirumah. Kamar saya belum berubah jauh sejak saya tinggalkan. Beberapa foto gusdur mendominasi […]Read More

Open chat
Butuh Bantuan?
Haiii.. Selamat datang di Website Resmi PW IPNU Jawa Tengah dan 180 Channel (IPNU Jateng Media Coorporation)

Ada yang bisa Admin bantu?

Info lebih lanjut silahkan klik tombol Open Chat