Sajak Pertapa

*R. Hasan

Aku hadir saat yang lain tertidur

Aku menangis saat yang lain tertawa

Aku sembunyi saat yang lain muncul

Menghilang…

 

Sendu air mata ini jatuh

Melihat kemunafikan

Munafik…

Melihat uang berdiri diatas tengkuk manusia

Mendengar receh menjadi rujukan

 

Takutku atas mentari

Yang melihat sang robot berdasi

Hanya meminta tanpa berbuat

Hanya berlagak gagah, hanya manis di kata

Takut…

 

Biarlah gua hampa sebagai penemanku

Air tawa anak lugu, penebus dahaga

Biarlah…

Saat kata diantara realita

Ketika tawa menggaung

Biarlah aku berdiam

Berdiam…

Terkait
Terbaru
Nutizen, Puisi

More Similar Posts

You must be logged in to post a comment.
Menu