Road Bikes 72 km PAC IPNU-IPPNU Guntur

 

Demak – PAC IPNU-IPPNU Guntur melaksanakan kegiatan “Road Bikes 72 km PAC IPNU-IPPNU Guntur” dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Indonesia Ke 72, dengan jarak tempuh 72 km, dan di ikuti lebih dari 72 peserta dari berbagai anggota IPNU-IPPNU Se Kec. Guntur(27/08/2017)

Start pada pukul 08.17 di halaman Kantor Kecamatan Guntur, dengan rute tujuan awal yaitu ke makam Syekh Mudzakir, Desa Bedono, Sayung melalui jalur pamongan Sayung.

Setelah dari makam rombongan di sambut dan di jamu makan siang di rumah Bapak Ahmad Naim Anwar (Ketua PC ISNU Demak).

Kami mengapresiasi penuh kegiatan ini, melaui kegiatan seperti ini semoga bisa menambah semangat berorganisasi, semangat untuk syiar faham ASWAJA, karena IPNU-IPPNU adalah gerbang awal mengenal NU”. Ujar Bapak Naim anwar, saat memberi sambutan jamuan makan siang di kediaman beliau.

Lanjut perjalanan melaui jalur pantura dengan tujuan ponpes Al Mubarok (KH Muharror Kundhori) Desa Tlogorejo, Kecamatan Wonosalam. Kami disambutan KH Muharror Kundhori dan diberi pengarhan beliau.

“Organisasi sing waras kui organisasi sing kabeh pengurus iso kerjo, yen kabeh kabeh ketua, ngetik surat ketua, moto kopi ketua, ijeh sing nyebar ketua, kui ketua goblok, ketua kudu iso ngatur pengurus, memfungsikan semua pengurusnya, kalo bisa pengurus harian di bayar ben do gelem kerjo” ujar beliau.

Lanjut perjalanan ke ponpes Sabilul Huda Desa Trimulyo (Gus Libas) yang menjadi pos terakhir untuk rombongan.

Gus libas juga mengapresisasi kegiatan ini, malahan beliau tertarik dan pengen ikut bersepeda sampe di sempatkan membeli sepeda baru, karena ada udzur akhirnya beliau tidak jadi ikut. Rombongan sampai Finish di halaman kecamatan guntur jam 19.45.

Dalam Sambutan ketua PAC IPNU Guntur, menyampaikan bahwa mengisi kemerdekaan ini, banyak hal yang bisa dilakukan, misalnya kegiatan seperti ini, moment bersepeda keliling kecamatan kecamatan di Kabupaten Demak kita gunakan untuk syiar kita, ikhtiyar perjuangan kita mengenalkan IPNU-IPPNU kepada masyarakat dan membuat magnet baru bagi para pelajar dan remaja untnk ikut bergabung di IPNU-IPPNU, variasi kaderisasi tidak harus kaderisasi formal (lihat situasi dan kondisi), kaderisasi non formal juga perlu kita terapkan supaya ada ketertarikan, karena selama ini banyak masyarakat yang beranggapan kalo IPNU-IPPNU itu ndeso.

“Semangat yang di gelorakan rekan-rekanita ini semoga bisa melekat di hati untuk tetap semangat mengibarkan panji panji NU” ucap, ketua PAC IPPNU Guntur.

Reporter : RJ

Editing : MCA

Terkait
Terbaru

More Similar Posts

You must be logged in to post a comment.
Menu