Mujahadah Dan Motivasi Pelajar Jelang UN SMP Dan SMK Pelajar NU Kepil

Wonosobo – Pimpinan Anak Cabang IPNU IPPNU Kecamatan Kepil gelar kegiatan Mujahadah & Motivasi Pelajar Jelang Ujian Nasional pada Minggu (26/3/2017) kemarin di Aula Masjid Ponpes Roudlotul Muttaqien Jangkrikan – Kepil  – Wonosobo. Acara tersebut merupakan kali pertamanya dilaksanakan oleh kepengurusan PAC Kepil untuk menunjukkan kontribusi mereka sebagai organisasi pelajar kepada para pelajar se-kecamatan Kepil melalui kegiatan jelang UN tersebut.  Acara yang diselenggarakan di pesantren asuhan Rois Syuriyah MWCNU Kepil tersebut berhasil mendatangkan sebanyak 250-an peserta. Hadir dalam acara tersebut pengurus PC IPNU Wonosobo, Anggota DPRD Wonosobo, Pengurus MWCNU Kepil & beberapa dewan guru Pembina IPNU IPPNU dari masing-masing komisariat. Peserta hadir dari beberapa sekolah antara lain MTs Ma’arif Kepil, SMK Al-Madani Kepil, SMK N 1 Kepil, SMP PGRI Kepil, dan MTs ASWAJA Terpadu Wonosobo.

Dalam sambutan tuan rumah bapak Ahmad Fadlun Sy. menegaskan bahwa pendidikan di LP Ma’arif tidak pernah mempertimbangkan berapa nilai maupun seperti apa tingkah laku calon siswa-siswi yang akan masuk. Dari bermacam tipe murid tersebut, LP Ma’arif sudah bisa membuktikan kemampuannya untuk mendidik anak bangsa dibuktikan bahwa hasil nilai UN murni SMK Al-Madani Kepil beberapa tahun terakhir ini selalu masuk tiga besar SMK negeri maupun swasta setingkat kabupaten. “Saya berharap kegiatan seperti ini bisa dijadikan menjadi agenda rutin setiap tahun pengurus PAC, jangan pernah takut untuk melaksanakan kegiatan, laksanakan saja ! Kalau bisa tahun depan bisa mengundang semua sekolah SLTP & SLTA sekecamatan Kepil” tegas anggota DPRD Wonosobo itu di usai acara saat memberikan motivasi kepada para pengurus PAC. Beliau siap membantu untuk pelaksanaan kegiatan tahun depan yang lebih besar lagi jumlah pesertanya.

Acara mujahadah & motivasi pelajar diisi oleh Gus Maksum dari Surabaya yang juga alumni PC IPNU Wonosobo. Semua peserta sangat memperhatikan motivasi yang diberikan bahkan meneteskan air mata mereka ketika diingatkan kepada perjuangan orangtua untuk menyekolahkan mereka. “Saya itu berlatar belakang dari pesantren namun tetap aktif di IPNU, jadi saya rela batalkan beberapa jadwal saya untuk menghadiri undangan dari temen-temen IPNU di Kepil ini” ucap alumni UNSIQ itu saat mengantarkan materi motivasinya. Beliau berharap semua peserta mujahadah bisa lulus ujian nasional dengan nilai yang baik dan bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

 (HF)

Terkait
Terbaru
Berita Daerah, Nutizen

More Similar Posts

You must be logged in to post a comment.
Menu