Launching UNU Purwokerto Ajang Berkumpulnya Pelajar NU se-Banyumas dan Sekitarnya

BANYUMAS – Perayaan Valentine’s Day tidak seperti yang dilakukan para pelajar seperti pada umumnya. Cukup dengan mengikuti Shalawat bersama Habib Syech bin Abdul Qudir Assegaf. Selasa (14/02/17) ratusan pelajar dan mahasiswa berkumpul di depan SMK Ma’arif NU 2 Karanglewas. Bukan tanpa alasan mereka bershalawat sekaligus menghadiri Launching Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Para pelajar khususnya dibawah naungan LP Ma’arif memeang diberikan dispensasi untuk mengikuti kegiatan yang dimulai pukul 13.00 ini.

 

Dalam kesempatan ini Pengurus Cabang IPNU dan IPPNU sekaligus bersmusyawarah guna persiapan Konfercab. Thofiqur Rohman, Pengurus yang merangkap sebagai Bendahara PC IPNU Banyumas menuturkan. “Untuk Konfercab setiap PAC IPNU dan IPPNU segera mempersiapkan kader terbaiknya untuk di calonkan sebagai ketua PC, ini juga sebagai latihan untuk berpolitik secara sehat”. Sedangka Azka Miftahudin melalui pesan grup WhatsApp, menambahkan kriteria pencalonan untuk ketua PC IPNU diantaranya berusia  maksimal 25 tahun pada saat pemilihan, disamping itu juga harus memenuhi persyaratan administratif seperti pernah mengikuti Lakmud, tambah Sekretaris PC IPNU tersebut.

 

Tidak hanya itu. Pembahasan kegiatan pra Konfercab juga dimusyawarahkan, diantaranya yaitu lomba hadroh se-Banyumas yang sekaligus sebagai ajang sosialisasi Konfercab. Seperti yang disampaikan oleh Khusnul Khotimah melalui pesan WhatsApp. “Konfercab rencana akan dilaksanakan setelah lebaran sedangkan lomba hadroh akan dilaksanaka pada 29 April sampai dengan 1 Mei”. Diharapkan Pimpinan Anak Cabang dan Pimpinan Komisariat turut mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba hadroh nanti, tegas Pelaksana Tugas Ketua PC IPPNU Banyumas.

 

Rupanya hujan tak jadi soal bagi anggota DKC CBP Banyumas yang baru di rekrut pada bulan Desember 2016 lalu melalui Diklatama Cabang ke-V yang diselenggarakan di Kecamatan Kebasen. Mereka dengan penuh semangat membantu keamanan Banser dan Kepolisian sebagai bentuk tanggung jawab sebagai anggota baru dan juga melaksanakan intruksi dari Komandan DKC CBP Banyumas. Pimpinan Cabang memang di mintai bantuan pihak panitia sebagai penjemput tamu. Sedangkan CBP untuk membantu kemanan pihak Kepolisian.

 

Pendirian Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Purwokerto menambah lagi daftar Perguruan Tinggi Swasta(PTS) di Kabupaten Banyumas, pembangunan yang di kebut sejak tahun 2015 di Kompleks Makam Syekh Makdum Wali, Karanglewas dan pengajuan ijin pendirian PTS UNU Purwokerto ke Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) juga telah diajukan, ditargetkan pada tahun 2017, tahun ajaran baru, penerimaaan mahasiswa. Ini Surat Keputusan Kemenristek DIKTI No. 494/KPT/I/2016.

 

Seperti di lansir berapa surat kabar lokal dan nasional bahwa Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof H Mohamad Nasir, PhD, Ak menyerahkan SK Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Purwokerto kepada Rektor UNU Purwokerto, Prof Dr Ir Akhmad Sodiq M.Sc Agr dalam launching UNU Purwokerto di kompleks Makam Syekh Maqdum Wali, Karanglewas dekat dengan SMK Ma’arif NU 2 Karanglewas.

 

Mohamad Nasir berharap UNU Purwokerto bisa  menjadi bagian penting dalam memberikan akses berkuliah kepada masyarakat sekitar Purwokerto. Ia juga menuntut UNU Purwokerto segera menyiapkan standar kualitas pendidikan tinggi.

 

“Saya minta UNU Purwokerto ini segera memenuhi pakta integritas, segera mengajukan akreditasi institusi jika siap, ajukan akreditasi prodi ke BAN-PT, dan tak lupa buat sistem penjaminan mutu internal yang baik,” kata dia.

 

Perwakilan PBNU yang kala itu dihadiri oleh Hanief Saha Ghafur, mengucapkan terima kasih dan penghormatan atas izin yang telah dikeluarkan. “Monggo dikelola dan dibina dengan baik. Pendidikan adalah amanah. Salah mendidik anak, masalahnya akan jauh lebih besar. Mari kita majukan pendidikan warga nahdliyin,” kata Hanief.

 

Bupati Banyumas, Ir H Achmad Husein pun menyatakan siap ikut membesarkan UNU di Purwokerto. “Insyaallah akan sama besar dengan Unsoed dan IAIN Purwokerto. Semoga secepatnya menjadi sebesar itu,” katanya.

 

Pendiri UNU Purwokerto, Prof Dr Ir Akhmad Sodiq M.Sc Agr menuturkan. “Saat ini program studi yang siap di UNU Purwokerto yaitu Agroteknologi (S1), Teknologi Pangan (S1), Teknik Pertanian dan Biosistem (S1), Peternakan (S1), Biologi (S1), Matematika (S1), Ilmu Perikanan (S1), Manajemen (S1), Akuntansi (S1), Administrasi Publik (S1), Hukum (S1), Hukum Syariah (S1) dan Pendidikan Bahasa Inggris (S1),” katanya. Prof Dr Ir Akhmad Sodiq M.Sc Agr menjelaskan dengan SK izin pendirian yang sudah keluar, UNU Purwokerto telah siap menerima mahasiswa baru untuk tahun akademik 2017/2018

 

Dengan jumlah dosen tetap sebanyak 116 orang belum ditambah dengan dosen dan praktisi dari perguruan tinggi negeri seperti Unsoed dan Stain sebanyak 38 orang maka mutu UNU Purwokerto tidak perlu diragukan lagi. “UNU juga masih didukung dengan 2 orang dosen dari Universitas Putra Malaysia,” terang dia. Dengan hadirnya UNU, Prof Dr Ir Akhmad Sodiq M.Sc Agr berharap UNU dapat menjadi alternatif menjembatani peningkatan kesempatan nmasyarakat Banyumas untuk mengenyam pendidikan tinggi. Membantu saudara-saudara kita yang tidak mampu dengan beasiswa mapun keringanan biaya pendidikan. “Biaya yang coba kita terapkan yaitu untuk soshum Rp 2,5 juta persemester sementara untuk exact ada tambahan biaya praktikum sebesar Rp 500 ribu per semester. “Satu hal yang mungkin yang menjadi keunggulan UNU lainnya, yaitu kampus ini dekat dengan perguruan tinggi negeri dalam upaya untuk mewujudkan Tridharma Perguruan Tinggi,” tutup Guru Besar Ilmu Peternakan Unsoed tersebut.

Terkait
Terbaru

More Similar Posts

Menu