Doa Bersama PAC Purwodadi Diikuti Ribuan Peserta

Purworejo – PAC IPNU – IPPNU Purwodadi Kabupaten Purworejo baru saja melaksanakan doa bersama pada Hari Minggu (12/3/2017) di Aula Eks Kawedanan Purwodadi. Acara ini cukup sukses karena diikuti sekitar 3000 peserta dari SD, SMP dan SMK se Kecamatan Purwodadi. Bahkan ada satu sekolah dari Kulonprogo, Jogjakarta yang turut serta pada Doa Bersama Jelang Ujian Nasional ini.

Menurut Ketua PAC Purwodadi, Hamdhan Ismail, acara ini diselenggarakan rutin setiap tahun dan alhamdulillah terus meningkat pesertanya.

“Alhamdulillah bisa kita agendakan rutin setiap tahun. Pesertanya pun terus meningkat. Semoga bisa bermanfaat untuk kita semua. Saya doakan semuanya yang hadir lulus”, terang Hamdhan.

Sementara itu ketua PC IPNU Purworejo, M Hidayatullah berpesan bahwa Pelajar harus bisa meyeimbangkan ikhtiar dan tawakkal untuk mencapai kesuksesan.

“Pelajar harus bisa seimbangkan ikhtiar dan tawakkal. Kami di IPNU-IPPNU menjadikan ini landasan bertindak. Doa saja tanpa belajar percuma, belajar tanpa berdoa pun, kira-kira bagaimana teman-teman?”, tanya Hidayat yang disambut teriakan “kuraaang” dari hadirin.

Dayat juga menambahkan bahwa, generasi muda harus bisa kompak mencontoh sesepuh dan jajaran pemerintah di Kecamatan Purwodadi yang hadir.

“Saya sangat percaya tindakan kita erat dengan bagaimana cara kita berfikir dan bersikap. Kalau berfikirnya salah, tentu tindakan juga akan melenceng. Di IPNU-IPPNU kita kenal adanya tiga sumber pemikiran, yakni: Dalil Naqli. Ini dari Alquran dan hadits, yang tentu jadi pedoman kita semua. Kedua, Dalil Aqli, yakni logika. Yang hanya bisa terbangun kalau kita serius belajar dan berproses mengenyam pendidikan. Terakhir adalah Dalil Waqi’i, yakni pengalaman. Tentu pengalaman Poro sesepuh dan pejabat di depan ini patut kita ambil sebanyak-banyaknya. Kalau mau tanya cara daftar polisi ya ke pak polisi, tanya soal tentara ya ke tentara, urusan pemerintahan pak camat jagonya, sementara kalau kita mau memperdalam ilmu agama, ya ke pak kyai di masjid-masjid bukan di televisi”, ungkap Dayat panjang lebar.

Camat Purwodadi sendiri sangat mengapresiasi kegiatan tahunan ini, “Saya bahkan sampai bolak-balik tiga kali untuk cek kegiatan ini. Kemarin siang panitia baru sarapan jam 1, saya cek sendiri. Tadi malam ngepel kawedanan sampai tengah malam. Pagi tadi, belum ada karpet saya ambilkan tiga karpet. Mosok poro kyai cuma beralaskan tikar. Saya sangat senang dan akan mendukung”, tegas beliau.

Menurut Ngainur Rohmah, Ketua PAC IPPNU Purwodadi, Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan UPT DIKPORA dan Kecamatan Purwodadi.

“Selain doa bersama yang dipimpin oleh, KH. Abdul Wachid, juga diadakan pembagian zakat kepada yang berhak menerima. Sedikitnya 6o pelajar mendapatkan zakat yang dikumpulkan oleh UPT DIKPORA Kecamatan Purwodadi.”, terang Mahasiswi Keperawatan ini.

Terkait
Terbaru

More Similar Posts

You must be logged in to post a comment.
Menu